BELAJAR DI RUMAH ITU MENYENANGKAN ,,,,,,  SAATNYA MENJADI ORANG TUA PEMBELAJAR

Keputusan pemerintah menerapkan belajar dari rumah bukanlah hal mudah diterapkan di Indonesia. Siap tidak siap berbagai upaya dilakukan guru agar pembelajaran dapat tetap berlangsung meski jarak jauh.

Namun ada beberapa masalah yang muncul akibat kebijakan ini, diantaranya, siswa mengalami kesulitan saat belajar di rumah, guru yang memberi soal terlalu banyak, kuota internet yang tak memadahi, orang tua yang tidak siap mendampingi, dan beberapa masalah lainnya.

Jika orang tua bisa mencermati, ada banyak sekali manfaat program belajar di rumah, diantaranya :
1.  Membangun kedekatan hubungan dengan anak

Kesibukan anak di sekolah dan kesibukan orang tua bekerja akan membuat jarak antara orang tua dan anak. Dengan kegiatan belajar di rumah orang tua bisa menghabiskan waktu lebih banyak dengan anak-anak. Hal ini juga bisa dimanfaatkan untuk membangun kembali kedekatan tua dan anak yang agak regang ketika anak dan orang tua sibuk dengan urusan masing-masing.

2.  Pergaulan anak lebih terjaga

Dengan program belajar di rumah orang tua bisa memantau pergaulan anak. Anak lebih terlindungi dari pergaulan menyimpang yang mungkin di dapat atau terjadi di sekolah, seperti merokok, pacaran, bulyan dan sebagainya.

3.  Anak lebih semangat dalam belajar
Belajar di rumah memungkinkan anak memilih waktu dan cara belajar yang menyenangkan. Anak tidak akan terbebani belajar karena mereka sendiri yang menentukan metodenya dan mereka tidak akan canggung bertantanya jika ada kesulitan belajar. Sehingga akan berdampak meningkatkan semangat anak dalam belajar.

4.  Orang tua kembali semangat belajar

Selama anak-anak belajar di sekolah orang tua akan menggantungkan pendidikan anak kepada guru mereka. Ketika program belajar di rumah, mau tidak mau orang tua akan dipaksa untuk menjadi pintar agar tidak kalah dengan anak-anak mereka.

Kunci keberhasilan anak belajar di rumah adalah dukungan orang tua. Baik orang tua yang bekerja apalagi orang tua yang kesibukannya hanya di rumah, ibu khususnya. Orang tua menjadi pengendali atau kontrol belajar anak. Orang tua juga wajib memberikan pikiran positif pada anak agar anak bisa nyaman dan senang belajar di rumah.

Berikut 5 tips agar kegiatan belajar dari rumah tetap berlangsung menyenangkan :

1.      Atur Jadwal belajar

Buatlah jadwal seperti seperti jadwal sekolah anak, karena kewajiban belajar di rumah harus tetap terpenuhi meskipun tidak di sekolah. Jadwal ini akan menjadi kunci sukses belajar di rumah dengan tetap memperhatikan kedisiplinan waktu.

2. Buat belajar yang menyenangkan

Banyak yang mengeluh belajar di rumah orang tua yang bertindak sebagai guru tidak bisa sabar menghadapi anak, padahal itu anak sendiri. Mari berfikir bagaimana orang tua menjadi idola bagi anak. Sebagai orang tua kita tidak boleh kalah dengan para guru di sekolah. Ciptakan suasana belajar yang menyenangkan buat anak dengan cara orang tua juga belajar. Jangan bilang tidak bisa di depan anak apalagi marah kepada anak karena itu akan menurunkan kepercayaan anak kepada orang tua.

3. Nikmati hiburan

Untuk menghindari kebosanan anak, sebaikanya anak juga di beri kesempatan bermain dengan syarat kewajiban belajar anak sudah terpenuhi. Tetap jangan lupa untuk membatasi kegiatan bermain apalagi kegiatan bermain di dunia maya.

4. Tetap terhubung dengan teman

Belajar di rumah bukan berarti tidak bisa berkomunikasi dengan teman sekolah. Anak-anak tetap bisa berkirim pesan atau melakukan panggilan untuk berbincang dengan teman.

5. Gunakan aplikasi belajar

Untuk memudahkan kegiatan belajar dari rumah bisa menggunakan aplikasi belajar yang saat ini banyak tersedia di toko aplikasi. Atau bisa memanfaatkan layanan belajar gratis dari kemendikbud.

Jadi, kenapa harus memikirkan kesulitan dan dampak negatifnya. Selama pikiran kita positif akan banyak banyak manfaat dari setiap kejadian. Belajar di rumah juga sangat menyenangkan bukan???