Hak anakmu adalah…engkau bertanggung jawab untuk mengajarkan kepadanya akhlaq karimah, mengenalkan kepada Tuhan dan membantunya untuk patuh kepadamu. Tugas berat ini besar sekali pahalanya dan sebaliknya, siksaan menunggu jika melalaikannya. Karena itu, lakukanlah apa yang bisa membuatmu berbangga atasnya di masa depan dan terbebas dari hukuman Tuhan atas tanggung jawab yang Dia berikan kepadamu, dengan mendidiknya secara baik dan benar.

Mendidik anak bukanlah hal yang mudah. Setiap anak memiliki karakteristik, kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tak jarang dalam mengarahkan anak, ia tidak mau mengikutinya. Namun, jangan dibiarkan terjadi terus menerus ya, karena bisa membuat anak menjadi manja dan merasa semua keinginannya harus dituruti.
Lalu, apa ya cara yang tepat agar anak mau mendengar perkataan Anda dan pasangan? Yuk contek tips mendidik anak agar patuh sejak kecil di bawah ini.
1.    Jika melihat anakmu menangis, Jangan buang waktu untuk mendiamkannya, karena itu akan membuang waktu. Coba tunjuk burung atau awan di atas langit agar ia melihatnya, ia akan terdiam. Karena psikologis manusia saat menangis, adalah menunduk.
2.    Jika ingin anak-anakmu berhenti bermain, jangan berkata: “Ayo, sudah mainnya, stop sekarang!”. Tapi katakan kepada mereka: “Mainnya 5 menit lagi yaaa”. Kemudian ingatkan kembali: “Dua menit lagi yaaa”. Kemudian barulah katakan: “Ayo, waktu main sudah habis”. Mereka akan berhenti bermain.
3.    Jika engkau berada di hadapan sekumpulan anak-anak dalam sebuah tempat, yang mereka berisik dan gaduh, dan engkau ingin memperingatkan mereka, maka katakanlah: “Ayoo.. Siapa yang mau mendengar cerita saya, angkat tangannya..”. Salah seorang akan mengangkat tangan, kemudian disusul dengan anak-anak yang lain, dan semuanya akan diam.
4.    Katakan kepada anak-anak menjelang tidur: “Ayo tidur sayang.. besok pagi kan kita sholat subuh”, maka perhatian mereka akan selalu ke akhirat. Jangan berkata: “Ayo tidur, besok kan sekolah”, akhirnya mereka tidak sholat subuh karena perhatiannya adalah dunia.
5.    Nikmati masa kecil anak-anakmu, karena waktu akan berlalu sangat cepat. Kepolosan dan kekanak-kanakan mereka tidak akan lama, ia akan menjadi kenangan. Bermainlah bersama mereka, tertawalah bersama mereka, becandalah bersama mereka. Jadilah anak kecil saat bersama mereka, ajarkan mereka dengan cara yang menyenangkan sambil bermain.
6.    Tinggalkan HP sesaat kalau bisa, dan matikan juga TV. Jika ada teman yang menelpon, katakan: “Maaf saaay, saat ini aku sedang sibuk mendampingi anak-anak”. Semua ini tidak menyebabkan jatuhnya wibawamu, atau hilangnya kepribadianmu. Orang yang bijaksana tahu bagaimana cara menyeimbangkan segala sesuatu dan menguasai pendidikan anak.
7.    Selain itu, jangan lupa berdoa dan bermohon kepada Allah, agar anak-anak kita menjadi perhiasan yang menyenangkan, baik di dunia maupun di akhirat.

Ayah bunda, merawat anak memang gampang-gampang susah. Terutama lagi bagi orang tua yang baru pertama kali mempunyai anak. Kadang terasa mudah, kadang terasa sukar, kadang menyenangkan, kadang menjengkelkan, terutama pada saat anak rewel, menangis dan bahkan sampai mengamuk. Akan tetapi satu hal yang perlu diingat dan ditanamkan dalam pikiran adalah, perlakukan anak dengan lembut dan sabar. Anak balita usia dua sampai lima tahun masih dalam masa perkembangan emosi yang belum mampu mengontrolnya. Jangan memaksakan memberikan pengertian karena mereka belum sanggup menalar dengan baik. Ganti dengan upaya pengalihan perhatian, sambil sedikit demi sedikit memberikan pengertian agar anak bisa mengolah emosinya secara baik sehingga anak tidak menjadi temperamental.

Demikian yang bisa kami bagikan, semoga bermanfaat.